Beranda Bandung Raya Pemprov Jabar Ikuti Forum Investasi Infrastuktur di Inggris dan Prancis

Pemprov Jabar Ikuti Forum Investasi Infrastuktur di Inggris dan Prancis

0

PASUNDANNEWS.COM, BANDUNG – Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa beserta rombongan bertolak ke Inggris dan Prancis, sabtu (29/06/2019), untuk mengikuti Indonesia Infrasrukture Investment Forum (IIIF).

Seperti dilansir dari laman resmi humas pemrov jabar, http://humas.jabarprov.go.id/ bahwa ada 7 proyek proyek potensial dan berskala besar di Jawa Barat yang akan di promosikan.

Tujuh proyek tersebut adalah LRT/Monorail Bandung Raya, Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Jatigede, Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka, Segitiga Rebana, Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Bandung Raya, Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Cirebon Raya, dan Aerocity BIJB Kertajati.

Baca Juga Beri Motivasi, Wagub Jabar Optimis Kafilah Jawa Barat Tembus 3 Besar STQN

Keberangkatannya didampingi Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Doni P Jeowono, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari; Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dadang Mohamad serta Tim Ahli Gubernur dan staff yang menangani masalah investasi. Menurut rencana, Iwa dan tim pada forum yang digelar oleh KBRI London, KBRI Paris, BI Perwakilan London dan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London ini akan mempresentasikan proyek pembangunan proyek-proyek ini pada 2 Juli 2019 di Inggris dan pada 4 Juli 2019 di Prancis.

Iwa mengatakan, Penyelenggara IIIF 2019 melihat bahwa Jawa Barat mempunyai  proyek pembangunan yang layak untuk ditawarkan kepada investor. Sehingga diberikan kesempatan mempresentasikan materi terkait proyek yang akan menarik investasi.

“Namun apabila nanti investasinya tidak cukup maka kita akan dorong pola KPBU didalamnya juga ada investasi, sehingga nantinya akan visible,” kata Iwa.

Iwa sangat berharap hasil presentasi proyek membuahkan hasil yang sesuai dengan tujuan demi pembangunan Jawa Barat.

“Yang penting bagi mereka itu investasi mudah tetapi juga menguntungkan. Apabila nanti nggak menguntungkan maka pola KPBU kita kan juga sampaikan,” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here