Beranda Bandung Raya Menjelang Penetapan KPU : TNI-POLRI Wajib di Dukung Dalam Mewujudkan Kondusifitas Negara

Menjelang Penetapan KPU : TNI-POLRI Wajib di Dukung Dalam Mewujudkan Kondusifitas Negara

PASUNDANNEWS.COM, BANDUNG – Kondisi Kebangsaan pasca Pemilu 2019 mendapat perhatian dari Direktur Intitute Of Indonesia Civil Society, Nuran fiqolbi.  khususnya mengenai wacana People Power yang terus digaungkang, ia menilai Kondusifitas dan keamanan negara diatas segalanya, maka people power akan merusak Persatuan dan Kesatuan Indonesia. Upaya yang dilakukan TNI-POLRI khususnya Gakumdu harus mendapat apresiasi dan dukungan dari segenap masyarakat Indonesia. Terutama upaya tegas dalam menjaga Keamanan dan Kondusifitas selama Pemilu berlangsung sampai menjelang penetapan perolehan suara tanggal 22 mei.

“Keamanan merupakan pondasi utama untuk menopang faktor ekonomi, sosial dan hukum. Saya berpandangan apa bila hari ini sebuah negara dalam posisi kekacauan maka tiga faktor tersebut akan menjadi kendala dalam pertumbuhan dan perkembangan negara tersebut.” paparnya.

Proses pemilihan presiden dan legislatif sudah usai dilaksanakan. Proses Pemilu itulah people power yang sebenarnya dimana masyarakat berbondong bondong melakukan pemilihan menentukan arah masa depan Negara. Disinilah titik keberhasilan pendidikan politik masyarakat bahwa pemilu merupakan hal yg penting dalam hidup bernegara.

Lebih lanjut Nuran menambahkan “Apabila hari ini ada beberapa tokoh intelektual ditangkap atas dugaan makar, maka sudah sepatutnya perlu di periksa secara hukum karna apa bila dibiarkan hanya akan membentuk opini yang tidak mendasar pada masyarakat. Pada dasarnya apa bila ada kesalahan dan ketidak sesuaian dalam proses pemilu maka laksanakan mekanisme yang ada, bukan membuat gerakan gerakan diluar koridor hukum.” Indonesia telah dewasa dalam menjawab persoalan politik, beberapa aturan sudah dibentuk tinggal di ikuti mekanisme yang ada.

“People power yang hari ini sedang di gaungkan bukan melandasi atas ketertindasan masyarakat namun itu semua adalah bentuk protes terhadap hasil kontestasi pemilu yang ada, maka saya mengajak masyarakat untuk dapat memahami bahwa keamanan dan ketertiban negara adalah segalanya.” tandasnya

“Masyarakat harus mulai bisa berpikir jernih menyikapi kondisi saat ini, keputusan hasil pemilu 2019 sedang dalam tahap rekapitulasi oleh KPU RI. Tentunya pemilu hari ini tidaklah murah apalagi sampai menelan ratusan nyawa yang berusaha mensukseskan Pemilu. Apapun yang menjadi keputusan nya nanti kita harus menghormati dan menghargai penyelenggara pemilu.” harapnya. (Sim)